bintang

ORGAN REPRODUKSI PADA MANUSIA

SISTEM REPRODUKSI PADA MANUSIA


Reproduksi adalah  proses terbentuknya individu baru. Reproduksi bertujuan untuk melestarikan spesies agar tidak punah. Reproduksi pada manusia tergolong reproduksi seksusal. Sistem reproduksi manusia melibatkan induk jantan dan induk betina. Dalam sistem reproduksi manusia, tiap-tiap induk mempunyai organ reproduksi.



1. Organ Reproduksi Pria





Organ reproduksi pria mempunyai empat bagian utama, yaitu testis,vas defferens,kantong sperma,dan penis.

  • Testis = Testis berjumlah sepasang dan berbentuk bular telur. Testis tersimpan dalam suatu kantong yang disebut skrotum atau kantong buah zakar. Testis berfungsi sebagai tempat pembentukan sel sperma dan hormon kelamin (testosteron).
  • Vas Defferens = Vas Defferens merupakan sluran yang menghubungkan testis dan kantong sperma. Vas Defferens berjumlah sepasang. Bagian ujungnya terletak di dalam kelenjar prostat.
  • Kantong Sperma = kantong sperma berjumlah sepasang dan berfungsi untuk menampung sperma sebelum dikeluarkan dari tubuh seorang pria.
  • Penis = di dalam penis terdapat uretra yang berfungsi sebagai saluran urine dan saluran sperma.
  • Kantung Urine =  menyimpan urine untuk sementara dan membantu proses buang air kecil dengan cara melakukan kontraksi otot.
  • Kelenjar Prostat = Kelenjar prostat merupakan kelenjar yang memproduksi cairan bening berwarna putih yang memiliki peran untuk melindungi sperma dari luar, selain itu sebagai tempat makanan untuk sperma.
  • Uretra = Uretra adalah saluran setelah vas deferns yang bertugas sebagai saluran untuk mengeluarkan sperma dan menjadi saluran urine yang terhubung dari kandung kemih.
  • Skrotum = Menjaga suhu dari testis agar tetap optimal yakni di bawah suhu tubuh.
  • Vesikula Semimalis = pasangan kelenjar yang terletak di bagian belakang-bawah kantung kemih dari pria. Kelenjar ini dapat menyekresikan cairan untuk membentuk air mani. Sekitar 70% dari cairan mani manusia berasal dari vesikula seminalis. Panjang vesikula sekitar 5 cm.
  • Epididimis = adalah saluran yang bergulung yang terletak di belakang setiap testis. Epididimis berperan dalam mengumpulkan dan menyimpan sperma sebelum ejakulasi sewaktu berhubungan seksual dan sebagai tempat maturasi dari sperma.
2. Organ Reproduksi Wanita



Organ reproduksi seorang wanita terdiri atas ovarium (indung telur), oviduk/tuba fallopi (saluran telur), dan vagina.
  • Ovarium =  berfungsi memproduksi sel telur dan mengeluarkan hormon. Sel telur pada wanita (manusia) berada bagian dalam di kiri dan kanan pinggul. Sel telur yang di produksi jika tidak di buahi lama kelamaan akan mengering, dan menempel pada dinding rahim. 
  • Oviduk atau Tuba Fallopi = untuk menggerakkan ovum ke arah rahim dengan gerakan peristaltik. Saluran ini menghubungkan rahim dengan ovarium melalui fimbria. Oviduk adalah dua buah saluran yang sangat halus yang menghubungkan ovarium mamalia betina dengan rahim.
  • Vagina = Vagina berfungsi sebagai organ persetubuhan dan untuk melahirkan bayi. Organ tersebut mempunyai banyak lipatan sehingga pada saat melahirkan dapat mengembang.
  • Kandung Kemih = organ tubuh yang mengumpulkan air kencing yang dikeluarkan oleh ginjal sebelum dibuang. Air kencing memasuki kandung kemih lewat ureter dan keluar lewat uretra.
  • Labia Mayora = bibir luar vagina yang tebal
  • Labia Mibora =  terletak di dalam labia mayora dan berada disekitar pembukaan vagina. Ukurannya lebih tipis dan lebih kecil.
  • Uretra = saluran yang menghubungkan kantung kemih ke lingkungan luar tubuh
  • Leher Rahim = bagian bawah yang sempit dari uterus (rahim) di antara kandung kemih dan rektum, berbentuk kanal yang membuka ke dalam vagina dan mengarah ke bagian luar tubuh. Disebut juga serviks.
3. Proses Reproduksi Pada Manusia
Seperti organisme lainnya,manusia berkembangbiak secara seksual dan pada saat tertentu akan membentuk sel-sel kelamin (gamet). Sel-sel kelamin yang di bentuk seorang pria di sebut sel mani (spermatoza).
Sedangkan seorang wanita mampu memproduksi sel telur (ovum) setelah masa puber (remaja awal) sampai dewasa,yaitu sekitar umur 12 sampai 50 tahun. Seteleh 50 tahun seorang wanita tidak produktif lagi yang di tandai dengan tidak mengalami menstruasi. Masa tersebut dinamakan menopause.
Setelah sel telur di dalam oviduk masak, dinding rahim menebal dan banyak mengandung pembuluh darah. pembuahan di dahului oleh peristiwa ovulasi, yaitu lepasnya sel telur yang masak dari ovarium.jika sperma bertemu dengan ovum akan terjadi pembuahan. pembuahan terjadi di oviduk. sel telur yang telah di buahi akan membentuk zigot. Zigot yang terbentuk segera diselebungi oleh selaput, kemudian menuju ke rahim. di dalam rahim zigot menanamkan diri pada dinding rahim yang telah menebal.
Zigot yang telah berada di rahim akan terus tumbuh dan berkembang menjadi emrio sampai dilahirkan.masa embrio/masa kehamilan manusia dari tubuh induk melalui plasenta (ari-ari). Embrio di dalam rahim dilindungi selaput pembungkus berikut :

  1. Amnion,merupakan selaput yang membatasi ruangan tempat terdapat nya embrio. Dinding amnion mengeluarkan getah berupa air ketuban yang berguna untuk menjaga embrio agar tetap basah dan menahan goncangan.
  2. Korion, merupakan suatu selaput yang berada di sebelah  luar amnion. Korion dan alantois akan tumbuh membentuk jonjot pembuluh darah yang berhubungan dengan peredaran darah induknya melalui plaseta.
  3. Sakus Vitellinus (kantong kuning telur) terletak di antara amnion dan plasenta. Sakus Vitelinus merupakan pemunculan sel-sel dan pembuluh darah yang pertama.
  4. Alantois, terletak di dalam tali pusat. Alantois berfungsi untuk respirasi, saluran makanan, dan eksresi. waktu embrio berkembang,jaringan epitelnya menghilang dan tinggal pembuluh darah yang berfungsi sebagai penghubung emrio dan plasenta.

Usia
Pola-Pola Perkembangan
1 bulan (4 minggu)
Bagian kepala,jantung,dan hati mulai terbentuk; sistem pencernaan sebagai suatu saluran sederhana; ada sebuah ekor yang khas; jaringan-jaringan ekstra embrionik mulai muncul.
2 bulan (8 minggu)
Telinga, mata, jari-jari, mulut, hidung, dan tumit merupakan bentuk-bentuk tersendiri; tulang mulai dibentuk, sistem pencernaanterbentuk; sistem saraf dan sistem sirkuler mulai berfungsi; adanya alat kelamin luar, tetapi belum dapat dibedakan jenis kelaminnya.
3 bulan (12 minggu)
Ginjal, hati, tangan, lengan, tungkai, kaki, dan sistem pencernaan telah berkembang baik; alat kelamin luar antara pria dan wanita mulai dapat dibedakan; paru-paru mulai jelas; adanya gerakan gerakan kecil dari janin.
4 bulan (16 minggu)
Detak jantung sudah dapat dirasakan; terbentuknya tulang-tulang di seluruh tubuh; kulit berkembang sepenuhnya; sudah dapat ditentukan jenis kelaminnya; munculnya alis, bulu mata, dan rambut
kepala; gerakan janin meningka
9,5 bulan (38 minggu
Sejak minggu ke-16 sampai saat kelahiran terjadi akumulasi lemak di bawah kulit; menjelang minggu ke-22 janin mulai membuka matanya;   gerakan-gerakan janin dirasakan oleh ibunya, terjadi
kenaikan gerak badan yang sangat cepat; pada bulan ke-7 posisi kepala ke bawah sebagai persiapan untuk kelahiran.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

sistem gerak pada manusia

pengetahuan umum perhotelan